CILACAP – Sebuah ledakan terjadi di Dusun Cigulingharjo, Desa Padangjaya, Kabupaten Cilacap, Jumat (5/1/2024). Seorang tewas akibat ledakan yang diduga berasal dari petasan tersebut.
Korban meninggal bernama Muhammad Nagbdul Rozak, seorang pria berusia 23 tahun yang bekerja sebagai pramusaji makanan di RS Duta Mulya, Kecamatan Majenang.
Menurut keterangan kakak ipar korban, Dewei pada pukul 08.30 WIB, dia mendengar suara ledakan keras dari rumah Rozak. Bersama warga sekitar, mereka mencari sumber suara dan menemukan rumah Rozak rusak berat.
Baca Juga: Polresta Banyumas Ungkap Pembunuhan Sadis: Korban Tewas Dibunuh dan Dirudapaksa
Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Fannky Ani Sugiharto mengungkapkan, polisi datang ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Berdasarkan informasi awal, ledakan diduga berasal dari serbuk mercon atau petasan yang berada sangat dekat dengan korban saat ia menerima telepon.
“Korban juga dibawa ke RSUD Majenang untuk pemeriksaan medis. Namun korban meninggal karena luka parah yang dialaminya,” katanya.
Beberapa barang bukti yang diamankan oleh kepolisian. Antara lain 115 gulungan kertas untuk bahan pelindung serbuk petasan.
Baca Juga: Polsek Purbalingga Evakuasi Lansia Tergeletak di Tepi Sawah
Sebanyak 3 plastik bungkus serbuk, terdiri dari serbuk warna hitam dan putih. Satu bilah bambu lapuk/plarang dan 3 kardus bekas tempat infus merk Plabottle.
Polisi pemasangan police line di lokasi kejadian. Tim Gegana juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi dan di dalam rumah korban.
“Hasil olah TKP dan sejumlah barang bukti dikumpulkan untuk dilakukan untuk uji di Laboratorium Forensik (Labfor),” katanya.
Kepolisian sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian ini. Masyarakat diimbau untuk tetap menjauh dari area TKP karena kemungkinan masih adanya sisa serbuk petasan di dalam rumah tersebut. (Yans)