Skip to main content

iBNews

KPK Amankan Uang Rp2 M di OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Facebook
Twitter
WhatsApp

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap hasil awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro. Selain mengamankan puluhan orang, tim penyidik juga menyita uang tunai lebih dari Rp2 miliar yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang diusut.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan bahwa operasi tersebut merupakan tindak lanjut dari penyelidikan tertutup yang dilakukan tim KPK hingga berujung pada penangkapan sejumlah pihak yang diduga terlibat tindak pidana korupsi.

“Benar, bahwa KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup yang kemudian terjadi peristiwa tertangkap tangan terhadap para terduga pelaku tindak pidana korupsi,” kata Budi Prasetyo dalam keterangannya, Rabu 29 Juli 2026.

Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan 21 orang di tiga wilayah berbeda, yakni Jakarta, Pemalang, dan Purworejo.

“Di mana dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut, Tim mengamankan sejumlah 21 orang. Yakni 5 orang diamankan di Jakarta, 15 orang di Pemalang, dan 1 orang di Purworejo,” ujarnya.

Selain mengamankan para pihak yang diduga terlibat, KPK juga menyita barang bukti berupa uang tunai bernilai miliaran rupiah.

“Selain mengamankan sejumlah 21 orang tersebut, Tim juga mengamankan barang bukti diantaranya uang tunai dengan nilai lebih dari Rp 2 miliar,” ungkap Budi.

KPK belum menjelaskan secara rinci asal-usul uang tersebut maupun keterkaitannya dengan masing-masing pihak yang diamankan. Nilai pasti uang sitaan juga masih dalam proses penghitungan dan pendalaman oleh penyidik.

Dalam kesempatan yang sama, KPK mengungkapkan bahwa operasi tangkap tangan tersebut berkaitan dengan dugaan penerimaan yang dilakukan oleh Bupati Pemalang.

Penerimaan tersebut diduga tidak hanya terkait proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang, tetapi juga berkaitan dengan dugaan praktik jual beli jabatan.

Untuk diketahui, OTT KPK itu terjadi sejak hari Selasa 28 Juli 2026 malam. KPK juga menyegel dua rumah serta kantor dinas di Pemalang.

Sorot Banyumas

Polres Purbalingga – Jabatan Kapolres Purbalingga resmi diserahterimakan dari AKBP Anita Indah Setyaningrum, S.I.K., M.H. kepada AKBP Hendry Susanto Sianipar, S.I.K., M.H.. Upacara serah terima jabatan telah dilaksanakan di Polda Jateng, Rabu (29/7/2026) kemarin. Secara simbolis kedatangan pejabat baru Kapolres Purbalingga ditandai dengan tradisi pedang pora dan apel di halaman Mapolres Purbalingga, Jumat (31/7/2026). Kegiatan diikuti oleh pejabat utama polres, para kapolsek dan dihadiri seluruh anggota Polri dan PNS Polres Purbalingga. Kapolres Purbalingga AKBP Hendry Susanto Sianipar sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Kendal. Sedangkan AKBP Anita Indah Setyaningrum selanjutnya menjabat sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadir Reskrimsus) Polda Jateng. AKBP Anita Indah Setyaningrum dalam apel menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja sama selama bertugas di Polres Purbalingga. Ia juga menyampaikan rasa bangga atas dedikasi, loyalitas, dukungan dan kerja sama yang baik sehingga Polres Purbalingga mendapat sejumlah prestasi maupun penghargaan. “Tanpa kerja sama yang baik, tanpa rekan-rekan semuanya Polres Purbalingga tidak mungkin bisa sebaik ini,” kata AKBP Anita. AKBP Anita berpesan agar seluruh personel bisa memberikan dedikasi, bantuan serta kinerjanya kepada AKBP Hendry sebagai Kapolres Purbalingga yang baru. Sehingga Polres PurbaIingga bisa lebih baik lagi dari sebelumnya. Sementara itu, Kapolres Purbalingga AKBP Hendry Susanto Sianipar menyampaikan permohonan dukungan seluruh pejabat utama dan anggota untuk membantu menjalankan organisasi di Polres Purbalingga. Karena menurutnya Kapolres tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan dari personel seluruhnya diperlukan komunikasi dan soliditas. “Ke depan saya berharap kerja sama yang baik, saya tidak akan pernah menutup ruang komunikasi kepada seluruh anggota sepanjang untuk kepentingan organisasi. Kebijakan baik yang sudah dilaksanakan akan dipertahankan dan ditingkatkan,” katanya. AKBP Hendry berpesan kepada seluruh anggota agar senantiasa berdoa agar diberikan keberhasilan, kesuksesan dan keberuntungan dalam pelaksanaan tugas. Doa rekan-rekan untuk organisasi sangat diperlukan untuk mencari keberkahan untuk mencapai kesuksesan. Acara tradisi penyambutan dirangkai dengan laporan kesatuan dan apel arahan pimpinan. Acara dilanjutkan dengan Farewel Parade pelepasan pejabat lama meninggalkan Mapolres Purbalingga. (Humas Polres Purbalingga)