Operasi pencarian terhadap seorang pria lansia yang diduga terseret arus anak Sungai Tajum, Kecamatan Gumelar, Banyumas, resmi dihentikan pada hari ketujuh. Korban bernama Riswo (63) warga Desa Cihonje, Gumelar, belum ditemukan sampai hari ini.
Komandan Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, Fajar Adi, mengatakan pencarian pada hari terakhir dilakukan secara maksimal dengan membagi tim menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).
“Hari ketujuh pencarian, Basarnas dan tim SAR gabungan dibagi menjadi dua SRU. SRU 1 melakukan penyisiran ke arah hilir dengan rafting boat (arung jeram), dan SRU 2 melakukan pencarian di area hutan Sungai Tajum,” ujar Fajar dalam keterangannya, Kamis (9/4/2026).
Upaya pencarian pada hari-hari sebelumnya juga sudah dilakukan secara maksimal. Tim bahkan sudah menyisir area pencarian hingga masuk ke Sungai Serayu.
“Kami sudah melakukan penyisiran menggunakan LCR (perahu karet bermesin) sejauh 11 km dari jembatan Maos Kabupaten Cilacap ke arah muara Sungai Serayu,” terangnya.
Tim SAR gabungan juga telah berupaya melakukan penyisiran ke area hutan di sekitar Sungai Tajum dengan radius 4 Km. Namun korban juga tidak juga ditemukan.
“Dari hasil pencarian itu masih nihil, belum diketemukan tanda-tanda keberadaan survivor sehingga pencarian terus dilakukan hingga sore tadi,” jelasnya.
Sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) operasi SAR akhirnya dihentikan. Keputusan tersebut diambil setelah dilakukan musyawarah bersama antara pihak keluarga korban, unsur SAR, serta potensi SAR yang terlibat.
“Basarnas dan seluruh unsur SAR yang terlibat telah memaksimalkan pencarian selama tujuh hari, namun belum ditemukan tanda-tanda dan hasil masih nihil,” kata Fajar.
“Apabila di kemudian hari pemerintah desa, warga, atau masyarakat mendapatkan informasi terkait tanda-tanda korban, dapat segera melaporkan ke Basarnas untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,” tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang pria lansia dilaporkan hilang diduga terseret arus di anak Sungai Tajum, Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas. Korban diduga awalnya tengah membersihkan aliran parit sebelum menghilang.
Korban diketahui bernama Riswo (63), warga RT 02/01 Desa Cihonje. Ia diduga hanyut saat membersihkan aliran parit yang terhubung dengan anak Sungai Tajum pada Kamis (2/4/2026) sore.
Kepala Unit Siaga SAR Banyumas, Amin Riyanto, menjelaskan kejadian bermula sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, korban diduga terseret arus akibat luapan air di aliran sungai kecil tersebut.
Survivor diduga hanyut karena luapan aliran anak Sungai Tajum. Di lokasi ditemukan puing-puing bekas aktivitas survivor saat membersihkan aliran sungai,” ujar Amin dalam keterangannya, Jumat (3/4).









